
Kepedulian Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali diwujudkan melalui respons cepat terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran rumah di Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel.
PATAHUWE - Kepedulian Pemerintah Kabupaten Seram Bagian
Barat (SBB) kembali diwujudkan melalui respons cepat terhadap warga yang
terdampak musibah kebakaran rumah di Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel.
Melalui Dinas Sosial Kabupaten SBB, pemerintah daerah
menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga yang menjadi korban kebakaran,
Sabtu (12/9/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan
mendesak masyarakat sekaligus meringankan beban warga yang tengah menghadapi
masa sulit pascamusibah.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt)
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial
Kabupaten SBB, Nasir Wakano, yang mewakili Kepala Dinas Sosial SBB. Ia
didampingi anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Kabupaten SBB,
Since Pattiserlihun.
Kehadiran jajaran Dinas Sosial dan Tagana di lokasi menjadi
bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat terdampak
bencana mendapatkan perhatian dan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.
Di lokasi kejadian, suasana duka masih terasa. Sisa-sisa
bangunan yang terbakar menjadi gambaran nyata dampak musibah yang dialami
warga. Namun, di tengah kondisi tersebut, bantuan pemerintah diharapkan dapat
menjadi penguat bagi masyarakat untuk perlahan bangkit dan kembali menata
kehidupan.
Sejumlah bantuan kebutuhan pangan disalurkan kepada warga
terdampak. Bantuan tersebut terdiri atas beras sebanyak 1 ton 80 kilogram,
telur 10 ikat atau 60 rak, susu 50 kaleng, daun teh 50 dus, minyak goreng 20
liter, air mineral 15 karton, serta mi instan rasa soto sebanyak 10 karton.
Tidak hanya bahan pangan, pemerintah juga memberikan bantuan
penunjang kebutuhan warga, berupa 126 paket makanan anak, 20 paket family kit,
20 paket kids wear, 20 lembar selimut, 50 unit kasur, dua unit tenda portable,
serta 30 buah tenda gulung atau terpal.
Bantuan tersebut diprioritaskan untuk mendukung kebutuhan
dasar warga selama masa tanggap terhadap dampak kebakaran, khususnya bagi
keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan perlengkapan untuk
sementara waktu.
Penyaluran bantuan tidak sekadar menjadi bentuk pemenuhan
kebutuhan material, tetapi juga menjadi wujud kehadiran pemerintah daerah di
tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Sejumlah warga tampak haru saat menerima bantuan. Di tengah
kehilangan yang mereka alami, perhatian pemerintah menjadi dorongan moral agar
masyarakat tetap kuat menghadapi situasi tersebut.
Pemerintah Kabupaten SBB melalui Dinas Sosial terus
berkomitmen memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana dengan
mengedepankan kebutuhan dan kondisi faktual di lapangan.
Respons tersebut sekaligus menegaskan bahwa penanganan
bencana bukan hanya tentang bantuan yang disalurkan, tetapi juga tentang
memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan, perhatian, dan
pendampingan ketika menghadapi situasi darurat.
Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berharap bantuan
yang diberikan dapat meringankan beban warga Desa Patahuwe serta membantu
memenuhi kebutuhan mereka selama masa pemulihan.
Di tengah musibah yang terjadi, satu hal yang ingin
ditegaskan adalah bahwa warga Patahuwe tidak sendiri. Pemerintah daerah bersama
seluruh elemen masyarakat akan terus hadir dan bergandengan tangan membantu
masyarakat melewati masa sulit hingga mampu bangkit dan kembali menata
kehidupan.